Uraian Bahasa Indonesia dibuang sayang

by - Juni 12, 2017

MODUL I POLA GILIR BERKOMUNIKASAI

KEGIATAN PEMBELAJARAN I
Memahami Pola Gilir
A. Memahami Pola Gilir dalam Berkomunikasi
     Pola gilir dalam berkomunikasi dimaksudkan untuk menjaga kelangsungan, kenyamanan, dan kedamaian sehingga komunikasi berjalan positif.

KEGIATAN PEMBELAJARAN KE 11
Mempraktikan Pola Gilir
B. Menggunakan Pola Gilir dalam Berkomunikasi
    Ada beberapa perilaku yang harus diperhatikan dalam penerapan pola gilir dalam berkomunikasi.
1. Menghargai Orang Lain
2. Peka terhadap Kesempatan
3. Relevan dengan Topik Pembicaraan
4. Santun dalam Berbahasa



MODUL II KONVERSASI

KEGIATAN PEMBELAJARAN KE 1
Memahami Konversasi
A. Menyimak Percakapan
     Percakapan dapat terbentuk dalam situasi formal maupun nonformal.
      Untuk memulai percakapan dalam situasi formal biasa menggunakan
ungkapan sebagai berikut.
    1. Semat pagi
    2. Selamat Siang
    3. selamat malam
    4. Assalamu'alaikum pemirsa dimana saja anda berada
    5. Salam sejahtera bagi kita semua

KEGIATAAN PEMBELAJARAN KE II
Bercakap-cakap secara Sopan
B. Melakukan Konversasi
     Berikut contoh penggunaan prinsip-prinsip Konversasi dalam lingkungan bekerja.
   1. Prinsip Kerja Sama
   2. Prinsip Kesantunan


MODUL III BERDISKUSI

KEGIATAN PEMBELAJARAN KE I
Memahami Berbagai Jenis Diskusi
A. Menyimak Diskusi
     Diskusi adalah pertukaran pikiran, gagasan, pendapat antara dua orang atau lebih secara lisan dengan tujuan mencari kesepakatan atau kesepahaman gagasan atau pendapat.
Diskusi terdiri atas berbagai jenis. Berikut ini macam diskusi
1. Diskusi Kelompok
2. Diskusi Panel
3. Seminar
4. Sinposium
5. Lokakarya
6. Kongres
7. Konferensi

KEGIATAN PEMBELAJARAN KE II
Berperan aktif dalam diskusi
B. Menyampaikan Pendapat dalam diskusi
     Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menyampaikan pendapat sebagai berikut.
   1. Menganggkat tangan
   2. Menyampaikan salam
   3. Memperkenalkan diri
   4. Menyampaikan inti pembicaraan
   5. Mengucapkan salam penutup
C. Membuat Laporan Diskusi
     Yang harus diperhatikan dalam menyusun laporan diskusi kelompok  sebagai berikut
    1. Laporan diuraikan secara lengkap tapi singkat
    2. Isi laporan bersifat objektif
    3. Uraian Laporan meliputi tujuan diakusi, pelaksanaan diskusi ,                                   
     masalah yang di diskusikan, dan kesimpulan hasil diskusi




MODUL IV BERNEGOSIASI

KEGIATAN PEMBELAJARAN I
Pentingnya Negosiasi
A. Memahami Negosiasi
     Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mengartikan negosiasi sebagai berikut.
   1. Proses tawar-menawar dengan jalan berunding guna mencapai
     kesepakatan bersama antara satu pihak (kelompok atau organisasi)
     dan pihak (kelompok atau organisasi) yang lain
   2. Penyelesaian sengketa secara damai melalui perundingan antar piha
     pihak yang bersengketa

KEGIATAN PEMBELAJARAN KE II
Teknik Negosiasi
B. Prinsip-prinsip Negosiasi
     Berikut ini tiga konsef penting yang harus dipahami negosiator.
       1. BATNA (Best Alternative to a Negotiated Agreement)
       2. Reservation Price
       3. ZOPA (Zone of Posible agreement)











MODUL V
PRESENTASI LISAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN KE I
Prinsip-Prinsip Laporan
A. Mengenal Laporan
     Laporan adalah suatu cara komunikasi yang berisi informasi sebagai hasil dari pertanggungjawaban yang dibebankan kepada pembuatnya
      Menurut isi atau masalah yang disampaikan, laporan dapat diklasifikasikan sebagai berikut.
   1. Laporan Peristiwa
   2. Laporan Perjalanan
   3. Laporan Kegiatan
   4. Laporan Penelitian
KEGIATAN PEMBELAJARAN KE II
Melakukan Presentasi
B. Menyampaikan Laporan secara Lisan
     Cara menyampaikan Laporan lisan dapat menggunakan pola sebagai berikut.
    1. Urutan waktu
    2. Urutan tempat
    3. Urutan umum-khusus
    4. Urutan khusus-umum
    5. Urutan klimaks
    6. Urutan antiklimaks
    7. Urutan sebab-akibat
    8. Urutan akibat-sebab
    9. Urutan penyelesaian masalah

MODUL VI MEMBUAT WACANA
MENULIS WACANA

KEGIATAN PEMBELAJARAN KE I
Jenis Wacana Naratif, deskriptif, akspositoris, dan Argumentatif
A. Memahami Berbagai Jenis Karangan
     Wacana berasal dari bahasa Inggris discourse, yang artinya "Kemampuan untuk maju menurut urutan-urutan yang teratur dan semestinya."
1. Narasi
      Narasi dapat berupa :
      1. peristiwa fiktif
      2. peristiwa nonfiksi
2. Deskripsi
      Merupakan bentuk tulisan yang bertujuan untuk melukiskan,
   memerikan, atau memberi perincian-perincian dari objek yang sedang
   dibicarakan.
3. Eksposisi
   Eksposisi atau paparan merupakan bentuk tulisan untuk menerangkan
   atau menguraikan satu pokok pikiran yang dapat memperluas    
   pandangan atau pengetahuan pembaca
4. Argumentasi
    Bertujuan membuktikan kebenaran pendapat denganmengemukak
    mengemukakan data dan fakta sehingga meyakinkan pembaca.

  






MODUL VII MERINGKAS DAN MENYIMPULKAN ISI TEKS TERTULIS

KEGIATAN PEMBELAJARAN KE I
Meringkas Teks Tertulis
A. Menulis Ringkasan Tertulis
     Menurut Gorys Keraf dalam bukunya Komposisi, ada beberapa pegangan yang dipergunakan untuk membuat ringkasan yang baik dan teratur.
   1. Membaca naskah asli
   2. Mencatat gagasan utama
   3. Membaca reproduksi
Secara garis besar, langkah-langkah untuk meringkas bacaan sebagai berikut.
   1. Tulis terlebih dahulu identitas buku tersebut
   2. Baca bacaan yang akan diringkas
   3. Baca berkali-kali
   4. Catat pokok- pokok pikiran
   5. Susun kembali pokok pikiran tersebut dengan logis dan sistematis
KEGIATAN PEMBELAJARAN KE II
Menyimpulkan Isi Teks Tertulis
B. Membaca dan Menyimpulkan Isi Teks Tertulis
     Simpulan adalah bagian ringkas yang mengungkapkan gagasan utama dari suatu uraian atau pembicaraan dengan memberikan penekanan ide pokok atau gagasan sentral serta penyelesaian dari permasalahan 
yang diungkapkan.

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat simpulan sebagai berikut.
  1. Simpulan merupakan inti dari suatu uraian
  2. Simpulan harus menjiwai bagian uraian yang panjang secara
    keseluruhan
  3. Simpulan harus mengingat kembali inti persoalannya dalam memahami
    kembali ide sentral dari suatu bahasan

Ada tiga bentuk penalaran secara induktif sebagai berikut.
  1. Generalisasi
  2. Analogi 
  3. kausalitas







You May Also Like

0 Comments