Permainan masa sd

by - Agustus 19, 2016

Masa sd adalah masa yang menyenangkan apalagi buat gua yang tinggal dikampung karena gak ada yang namanya geng sekolah dan kumpul kumpul sambil maen hp . Untuk itu gua mau berbagi tentang maenan yang biasanya gua maenin di masa sd, diantaranya :
1.BP
  BP atau Bongkar Pasang adalah mainan zaman dulu yang terbuat dari kertas. Dinamakan Bongkar Pasang karena mainan ini memang bisa dibongkar pasang dan istilah ini juga jelas tertulis dalam lembaran kertasnya, yakni tertulis kata BP (Bongkar Pasang) di ujung kiri atas kertas. Jadi, dalam satu set kertas yang agak tebal itu terdapat sebuah gambar dua dimensi berbentuk orang, baju, bahkan aksesoris serta peralatan yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Biasanya dalam satu set kertas tersebut terdiri dari dua atau tiga tokoh dilengkapi dengan pakaian dan aksesorisnya. Dan setiap satu set kerta itu terdapat temanya masing-masing.

2.Sondah
Sondah, sebuah permainan yang biasa kita sebut Engklek oleh suku jawa, cak engkle di palembang , enge-enge di manado adalah nama permainan yang umumnya dimainkan oleh anak perempuan dengan pola gambar berbentuk yang dibuat di tanah atau dilantai semen dan bermacam-macam jenisnya . Mungkin kita merasa bahwa permainan Sondah/engklek adalah permainan asli tradisional Indonesia, tapi faktanya bukan. Permainan ini berasal dari Roma, Itali. Permainan ini di roma disebut permainan Hopscotch yang mempunyai arti Hop(melompat atau lompat) dan scotch (garis-garis yang berada di dalam permainan tersebut)

3.Masak-masakan
Biasanya gua maen masak-masakan pake peralatan rumah yang udah gk kepake nasinya bisa dari pasir atau tanah yg dibasahin dan lauk pauknya pake batu kecil , genteng bekas dan daun-daunan . Kadang gua juga maaennya pake makanan beneran yg dimasak diwajan kecil dan tungku buatan sendiri dari batu . Tapi ada juga yg maen masak-masakan pake mainan peralatan masak .

4.Loncat tinggi pake karet
   gelang

5.bikin rumah-rumahan
Biasanya gua bikin rumah-rumahan dengan genteng pecah yg disusun
menyerupai dinding rumah terus pake peralatan rumah yg dari genteng pecah juga misalnya genteng yg berukuran panjang bisa digunain buat kasur untuk orang boongannya bisa pake lidi yang dipotong pendek atau bp . Kadang kalau gua lagi sekolah madrasah(sekolah belajar agama dari sepulang sd biasanya masuknya jam 1 dan pulang setelah selesai sholat ashar berjamaah) gua dan temen temen gua suka bikin rumah rumahan dari peralatan tulis , pensil dan pulpen bisa dijadiin dinding rumahnya dan penghapus sama yang lainnya dijadiin peralatan rumahnya biasanya orang boongannya cuma pake lidi karena gk ada yg bawa bp kesekolah madrasah . Terakhir gua suka bikin rumah rumahan dari barang barang kecil yang udah gak kepake misalnya tutup botol , barang yg gua pungut dari pantai kadang dipantai gua nemuin kursi kursian , lemari boongan dan lainnya yang bisa digunain buat bikin rumah-rumahan , klau rumah rumahan yg kyak gini orang boongannya pake boneka barbie .

6.Maen Encrak
Permainan encrak sering banget gua mainin ama temen temen sd gua diteras kelas masing masing , permainan encrak adalah permainan yang menggunakan batu bisa dimainkan oleh dua orang bahkan lebih biasanya jika orang yang bermainnya lebih dari dua orang maka permainnya jadi dibagi dua kelompok dalam bermain enckrak pemain cukup melempar batu ke atas dengan tinggi sesuai selera selagi batu masih di atas pemain harus mengambil batu yang berserakan dan bebas mau mengambil berapa batu , banyaknya batu yang digunakan untuk bermain adalah sesuai kesepakatan bersama misalnya persatu orang mengumpulkan sepuluh batu , biasanya orang yg kalah akan kekurangan batu lalu harus mengumpulkan batu lagi dari jalanan sesuai kurangnya , orang yang mempunyai batu paling banyak di gudang adalah pemenangnya

7.Maen kokotokan
Permainan ini juga menggunakan batu bisa berkelompok ataupun individu setiap orang tinggal memasang batu sesuai kesepakatan bersama misalnya persatu orang sepuluh batu lalu batu batu tersebut ditata sesuai keinginan di dalam sebuah lingkaran cara bermainnya mudah pertama sipemain menganbil semua batu yang ada lalu melemparnya ke dalam lingkaran jika batu ada yg keluar dari lingkaran maka sipemain menutup matanya dan lawan akan menandai batu sebagai kotok setelah itu pemain tinggal mengambil satu persatu batu dan tidak boleh menggoyangkan batu lainnya , pemain berhenti bermain bila ada batu yang goyang atau mengambil batu kotok .

8.Maen Bubuyungan
Permainan ini terdiri atas dua kelompok yang posisinya berhadapan tapi saling berjauhan dan ada satu kepala kelompok yang disebut inung(dalam bahasa indonesia mamah/ibu) , para anggota berjejer didepan inung lalu inung menyembunyikan batu yang dipegangnya disalah satu angota atau dirinya sendiri lalu inung lawan menebak pada siapa batu itu disembunyikan jika tertebak maka lawan akan bermain tapi jika tidak tertebak maka pemain yg diberikan batu harus melompat sejauh mungkin . Yang menang adalah kelompok yang anggotanya lebih dulu sampai ke garis lawan .

8.Egrang
Egrang atau jangkungan adalah galah atau tongkat yang digunakan seseorang agar bisa berdiri dalam jarak tertentu di atas tanah. Egrang berjalan adalah egrang yang diperlengkapi dengan tangga sebagai tempat berdiri, atau tali pengikat untuk diikatkan ke kaki, untuk tujuan berjalan selama naik di atas ketinggian normal.

9.Bebentengan
Benteng adalah permainan yang dimainkan oleh dua grup, masing-masing terdiri dari 4 sampai dengan 8 orang. Masing-masing grup memilih suatu tempat sebagai markas, biasanya sebuah tiang, batu atau pilar sebagai 'benteng'.
Tujuan utama permainan ini adalah untuk menyerang dan mengambil alih 'benteng' lawan dengan menyentuh tiang atau pilar yang telah dipilih oleh lawan dan meneriakkan kata benteng. Kemenangan juga bisa diraih dengan 'menawan' seluruh anggota lawan dengan menyentuh tubuh mereka.
Orang yang paling dekat waktunya ketika menyentuh benteng berhak menjadi 'penawan' dan bisa mengejar dan menyentuh anggota lawan untuk menjadikannya tawanan. Tawanan biasanya ditempatkan di sekitar benteng musuh. Tawanan juga bisa dibebaskan bila rekannya dapat menyentuh dirinya.

10.Pemainan boy boyan
Permainan ini memiliki nama yang berbeda-beda di setiap daerahnya. Misalnya, di daerah Pati, Jawa Tengah, permainan ini dikenal dengan nama Gaprek Kempung. Di daerah Sunda, ada yang menyebutnya boy-boyan, ada juga yang menyebutnya Bebencaran.
Permainan dimulai dengan melakukan HomPimPa, yang kalah akan menyusun pecahan genting, gerabah, atau pecahan asbes, atau potongan kayu, atau pecahan batu bata, atau kaleng susu dan yang menang sebagai pelempar bola dengan jarak 3 meter.
Pelempar harus melempar pecahan genting itu hingga rubuh, dan jika sudah rubuh, maka pihak penjaga (kalah) harus mengejar pihak yang pelempar (menang), kelompok pelempar harus menghindari lemparan tersebut, juga mereka (pemenang) harus menata kembali pecahan genting yang telah mereka robohkan. Permainan selesai jika pelempar berhasil menyusun kembali pecahangenting, gerabah, atau pecahan asbes, atau potongan kayu, atau pacahan batu bata, atau kaleng susu tersebut utuh kembali, dan berhasil menghindari lemparan bola dari penjaga, hingga skor 1-0 untuk pelempar.

11.Galah asin
Galah asin, galasin, atau gobak sodor adalah sejenis permainan daerah dari Indonesia. Permainan ini adalah sebuah permainan grup yang terdiri dari dua grup, di mana masing-masing tim terdiri dari 3 - 5 orang. Inti permainannya adalah menghadang lawan agar tidak bisa lolos melewati garis ke baris terakhir secara bolak-balik, dan untuk meraih kemenangan seluruh anggota grup harus secara lengkap melakukan proses bolak-balik dalam area lapangan yang telah ditentukan.Permainan ini biasanya dimainkan di lapangan bulu tangkis dengan acuan garis-garis yang ada atau bisa juga dengan menggunakan lapangan segiempat dengan ukuran 9 x 4 m yang dibagi menjadi 6 bagian. Garis batas dari setiap bagian biasanya diberi tanda dengan kapur.

12.Congklak
Di Jawa, permainan ini lebih dikenal dengan nama congklak, dakon, dhakon atau dhakonan. Di beberapa daerah di Sumatera yang berkebudayaan Melayu, permainan ini dikenal dengan nama congkak. Di Lampung permainan ini lebih dikenal dengan nama dentuman lamban, sedangkan di Sulawesi permainan ini lebih dikenal dengan beberapa nama: Mokaotan, Maggaleceng, Aggalacang dan Nogarata.
Permainan ini di Malaysia juga dikenal dengan nama congkak, sedangkan dalam bahasa Inggris permainan ini disebut Mancala.Permainan congklak dilakukan oleh dua orang. Dalam permainan mereka menggunakan papan yang dinamakan papan congklak dan 98 (14 x 7) buah biji yang dinamakan biji congklak atau buah congklak. Umumnya papan congklak terbuat dari kayu dan plastik, sedangkan bijinya terbuat dari cangkang kerang, biji-bijian, batu-batuan, kelereng atau plastik. Pada papan congklak terdapat 16 buah lobang yang terdiri atas 14 lobang kecil yang saling berhadapan dan 2 lobang besar di kedua sisinya. Setiap 7 lobang kecil di sisi pemain dan lobang besar di sisi kananya dianggap sebagai milik sang pemain. Pada awal permainan setiap lobang kecil diisi dengan tujuh buah biji. Dua orang pemain yang berhadapan, salah seorang yang memulai dapat memilih lobang yang akan diambil dan meletakkan satu ke lobang di sebelah kanannya dan seterusnya berlawanan arah jarum jam. Bila biji habis di lobang kecil yang berisi biji lainnya, ia dapat mengambil biji-biji tersebut dan melanjutkan mengisi, bila habis di lobang besar miliknya maka ia dapat melanjutkan dengan memilih lobang kecil di sisinya. Bila habis di lubang kecil di sisinya maka ia berhenti dan mengambil seluruh biji di sisi yang berhadapan. Tetapi bila berhenti di lobang kosong di sisi lawan maka ia berhenti dan tidak mendapatkan apa-apa.Permainan dianggap selesai bila sudah tidak ada biji lagi yang dapat diambil (seluruh biji ada di lobang besar kedua pemain). Pemenangnya adalah yang mendapatkan biji terbanyak.

13.Permainan kelereng
Cara bermainnya adalah sebagai berikut :
Gambar lingkaran kecil di tanah. Semua anak menaruh sebutir kelereng di dalam lingkaran.
Lalu semua anak berdiri kira-kira satu meter dari lingkaran, di belakang sebuah garis. Secara bergantian, lemparkan sebutir kelereng lainnya ke arah lingkaran. Anak  yang kelerengnya paling jauh dari lingkaran, boleh main lebih dulu.
Dia harus memakai kelereng yang ada di luar lingkaran sebagai “Penyerang” untuk memukul kelereng di dalam lingkaran keluar. Kalau berhasil melakukannya, maka ia boleh menyimpan setiap kelereng yang kena jentik.
Cara menjentik kelereng: pertemukan ibu jari dengan jari tengah. Sentilkan kedua jari tepat pada gundu.
Kelereng “Penyerang” harus tetap tinggal di dalam lingkaran. Kalau tidak, maka anak yang memilikinya akan kehilangan kelereng tersebut.
Pemenang adalah anak yang mengumpulkan kelereng atau gundu terbanyak.

14.Permainan bekel
Permainan bola bekel biasanya dimainkan oleh anak perempuan. Namun tidak sedikit pula anak laki-laki yang memainkan permainan bola bekel. Permainan bola bekel biasanya dimainkan oleh dua orang atau lebih. Permainan bola bekel biasanya dimainkan secara individu ataupun kelompok Permainan bola bekel adalah tipe permainan kompetisi. Permainan bola bekel dilakukan secara bergilir antar pemain. Untuk menentukan urutan pemain biasanya dilakukan melalui hompilah, jika hanya dua orang anak yang memainkannya maka dilakukan suit. Anak yang belum mendapat giliran main harus menunggu temannya yang sedang main. Permainan bola bekel adalah permainan dengan menggunakan bola karet serta beberapa biji bekel atau kuningan . Di Jawa Barat biji bekel lebih populer dengan sebutan kuwuk. Jumlah biji bekel biasanya 10-12 biji.
Cara memainkan bola bekel sangat mudah. Permainan bola bekel dimulai dengan melambungkan bola karet kemudian diikuti dengan menaburkan biji bekel. Sewaktu bola melambung ke atas, anak mengambil biji bekel yang terserak. Seorang pemain akan meraup jumlah biji sesuai dengan tingkatannya (yang disebut dengan mi). Permainan bola bekel dilakukan secara bertingkat. Dimulai dengan pengambilan biji bekel satu-satu yang disebut mihiji, apabila dapat menyelesaikan mihiji kemudian midua (mengambil biji bekel dua-dua dan seterusnya sampai pengambilan semua biji bekel sekaligus).

15.Permainan Bola
Biasanya gua main bola disawah yang udah gak ada padinya bareng anak lakinya sambil kita semua main lumpur .

16.Mainin tanah liat
Biasanya gua dan temen temen gua ngebentuk tanah liat jadi berbagai bentuk , kita ngebentuk tanah liat nya dipinggir sekolah atau dibelakang sekolah.

Dan masih banyak lagi permainan lainnya yang mungkin gua lupa . Insyaallah kalau ada waktu gua mau bikin video cara bermain permainannya .

You May Also Like

0 Comments